Nabirenarotali

Melengkung menggapai horizon di pantaimu
ditemani debur kepolosan penghuni pesisir
Kami menghiasimu dengan senandung merdu
membiarkan mantera-mantera pelindung mengalir

Menjabat erat peradaban dan kemanusiaan
Memeluk hangat tradisi dan kenangan
Tak segan pula kami menantang tiran
yang mengatasnamakan kerakyatan dan keamanan

Siklusmu adalah kehidupan
Menjaga irama seperti lautan dan rembulan
Berputar syahdu dari kaki langit hingga ke hutan
Menikmatinya tanpa harus mempertanyakan

Jauh terasing dari propaganda ekonomi
Jauh terasing dari ironi kekuasaan
Abaikan saja preman-preman berseragam
Hiraukan semua dalih berdasi legam

Tuhan melindungi kami dalam berkah
Disimpannya karunia dalam tanah
Tanah ulayat leluhur ini nyawa kami
Simbol keluguan masa lalu hingga nanti

Kami lindungi jengkalnya dengan darah
dengan parang dan doa dan sumpah serapah
Dari sampah demokrasi yang serakah
demi generasi kecil masa depan penopang sejarah

Dalam siklusmu berupa kehidupan
Kami hiasi dengan senandung merdu
Menjaga irama seperti lautan dan rembulan
Memanteraimu dari lautan hingga ke hutan

Advertisements

2 thoughts on “Nabirenarotali

  1. Penguasa hanya berkuasa di tempat yang banyak dolarnya, hehe… Jadi kecantikan begini mereka tak lirik.
    Lautnya cakep.

    *mana nih alamatnya? saya mau kirim buku novel gratis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s